BATARA INDRA & WIYATI
Seni

BATARA INDRA & WIYATI

22. BATARA INDRA & WIYATI

Batara Indra, putera ketiga Batara Guru, lahir dengan perlambang petir karena saat itu sedang pada musim penghujan berkepanjangan.

Selain sebagai Dewa Petir juga menjadi Dewa Hujan, Dewa Cuaca, Dewa Perang, Raja / Kepala Para Dewa, dan Wasawa pemimpin Astabasu delapan dewa yang menguasai berbagai aspek alam berbeda. Kendaraannya gajah putih Airawata dan senjatanya disebut Bajra, petir, dibuat oleh Wiswakarma dari tulang resi Dadici.

Batara Indra tinggal di khayangan [R/T]injomaya yang juga sering disebut Kaindran,  menikah dengan Batari Wiyati putri SH Nioya punya sembilan anak: Batari Tara, Batari Tari, Batara Citrarata, Batara Citragana, Batara Jayantaka, Batara Harjunawangsa, dan Batari Supraba.

Secara biologis ia adalah ayahanda Raden Arjuna karena saat itu Prabu Pandu Dewanata tengah dikutuk akan mati jika melakukan hubungan badan. Istrinya Dewi Kunti terpaksa menerapkan Aji Aditharhedaya mengundang dewa yang hanya bisa kembali setelah berhubungan badan dan pada kesempatan ketiga yang diundang Dewi Kunti adalah Batara Indra.

Pernah memberi anugrah panah Pasopati untuk mengalahkan Prabu Niwatakawaca kepada Arjuna saat menjadi Begawan Ciptaning. Ia menyamar sebagai Resi Padya mengadu pendapat namun kalah debat.

Menjelang perang besar Baratayuda, ia menyamar menjadi seorang brahmana meminta pusaka Adipati Karna, baju Kerei Kaswargan dan Anting-ating Mustika pemberian ayah Karna, Batara Surya. Jika yang meminta seorang brahmana pasti tidak ditolak, sehingga hal tersebut menyelamatkan Arjuna.

Setelah Baratayuda, Batara Indra menjadi penjemput Puntadewa di akhir hidup para satria Pandawa.

Di luar wayang Batara Indra disamakan dengan Jupiter dalam mitologi Romawi dan Zeus dengan Thunderbolt belati petir dalam mitologi Yunani, atau Thor dengan Mjlonir palu guntur dalam mitologi Nordik, Raijin dalam mitologi Jepang, Chaac dalam mitologi Maya, Seth dalam mitologi Mesir, dan Sakra dalam agama Buddha.

NB: Ada 33 dewa terdiri dari delapan Astabasu penguasa alam, 11 Rudra pengatur dunia, 12 Aditya, serta Indra sebagai Diwapati raja para dewa dan Prajapati roh manusia. Bila Indra sebagai Nataraja, raja segala penari, telah menarikan tarian maut bersama 11 Rudra, Tari Pralaya, maka dunia kiamat. Itu bisa terjadi ketika sudah tiada kebaikan lagi, saat semua titah telah menjadi kotor, jahat, dan berdosa.

Nah asik kan mengetahui ayah dari Raden Arjuna yang sebenarnya, makanya Raden Arjuna sakti dan banyak ilmu.

Tetap semangat jangan lupa pakai masker,cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak, hindari kerumunan, keluar bila mana perlu, selalu bergembira dan berdoa

Nantikan kelanjutan ceritanya CUS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.