SUKMA MADYA
Seni

SUKMA MADYA

02. SUKMA MADYA disusun oleh St. Wid

Juga diciptakan 1.000 Sukma Madya yaitu para sukma yang bersinar putih kebiruan mewarisi 96% kemampuan pikir Sang Pangeran. Bilamana perlu atas restu Sang Pangeran, para Sukma Madya diijinkan menggandakan diri.

Semua Sukma Madya bertugas menjaga titah di Marcapada baik di daratan Mahabumi maupun di lautan Segoropurba. Mereka menjaga agar kehidupan berjalan secara seimbang.

Ketika Pangeran Sang Dum Adi memberi tubuh rohani, Sukma Madya mempunyai sepasang pasang sayap seperti burung dengan tubuh rohani putih bersinar kebiruan.

Sukma Madya sebagai asal usul Jin dan Akyan, silakan lihat miniseri 06.

Bagi banyak titah mereka sering disebut malaikat pelindung.

Bangsa Jin segera tumbuh berlipat ganda dan terlebih dahulu mendiami Mahabumi sebelum manusia. Kerajaan jin pertama di Mahabumi ada di Kaling.

Ada beberapa golongan jin, antara lain:

Jin Ngampar, yaitu jin yang secara pribadi maupun berkelompok tinggal di tempat kumuh tidak terawat manusia baik di bangunan terbengkalai maupun pohon tua.

Jin Koloni, yaitu sekelompok jin dipimpin yang terkuat membentuk kampung, desa, atau bahkan kota. Sayang golongan inilah yang sering membuat susah Pangeran Sang Dum Adi, karena diantara merekalah yang paling sering ribut berebut wilayah.

Jin Kerajaan, yaitu segolongan jin yang dipimpin raja, yang tertua Kerajaan Jin Bumikaca yang dipimpin manusia Prabu Kabil dan Patih Marijan jin keturunan jin perdana, Priya dan Wano. Kerajaan jin yang juga dipimpin raja jin adalah Kerajaan Keling di Pulau Selong (Ceylon? Srilangka) raja Prabu Wenus Andakara (keturunan ke empat / canggah Jin Marijan).

Jin Siluman, yaitu keturunan jin yang kawin dengan siluman, merasa menjadi sosok yang berbeda bukan jin juga bukan siluman, mereka berkelompok tersendiri kebanyakan mereka tinggal di Arcapada, dunia bawah tanah.

Jin Purba, yaitu mereka yang tetap mempertahankan keaslian sosok jin, kebanyakan mereka tinggal di pegunungan es Kalpika, beberapa yang tidak terpengaruh magnet semesta menyeberang ke dunia luar, di luar Marcapada.

Wah-wah wah jangan takut ya ini cerita fiksi asal usul jin di wayang purwa.

Asik kan kita lanjutkan Wayang Purwa Jumat depan ya

Selamat Tahun Baru 2021 semoga selalu sehat dan gembira. Jangan lupa 3 M , memakai Masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Menjaga jarak dari kerumunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.