SUKMA PURWA
Seni

SUKMA PURWA

03. SUKMA PURWA oleh St. Wid

Pangeran Dum Adi menciptakan 10.000 Sukma Purwa yaitu para sukma yang bersinar putih kemerahan mewarisi 95% kemampuan pikir Sang Pangeran. Bilamana perlu atas restu Sang Pangeran, para Sukma Purwa diijinkan menggandakan diri.

Sukma Purwa bertugas menjaga alam hidup di Marcapada.

Ketika Pangeran Sang Dum Adi memberi tubuh rohani, Sukma Purwa mempunyai sepasang pasang sayap seperti burung dengan tubuh rohani putih bersinar kemerahan.

Bagi banyak titah para mereka sering disebut malaikat penjaga.

Sukma Purwa sebagai asal usul Siluman dan Monster, silakan lihat miniseri 05.

Para Sukma Purwa yang terlihat oleh titah sering disebut Dahyang, misal: terlihat di sebuah sungai maka disebut Dahyang [Danyang] Sungai tersebut.

Sukma Purwa adalah asal usul Siluman dan Monster tentu saja amat paham bahasa binatang baik bahasa bunyi maupun bahasa gerak. Hal ini diketahui dari cerita tentang Ngijana dan Ngijaya yang sedang dihukum turun ke Mahabumi menyamar sebagai Haruta dan Maruta mengajari bahasa binatang pada SH Nurcahya.

Keturunan Siluman yang terkenal adalah Kambing Kyai dan Nyai Menda. Disebut unik karena Nyai Menda bertugas memberi minum susu siapa saja manusia dan dewa serta bertugas beranak pinak. Kyai Mendha bertugas menjadi pembantu dewa menarik beban serta menjadi makanan bagi siapa saja dengan syarat tidak boleh mematahkan tulang dan menghisap sunsumnya, karena setelah daging dimakan lalu tulang-tulang utuh dikumpulkan maka hal itu akan membentuk dan menghidupkan kembali Kyai Menda.

Keturunan Siluman lain yang terkenal adalah Lembu Nandi milik Maharsi Wasista yang punya dua kesaktian yaitu bisa menyediakan makanan yang dikehendaki Maharsi Wasista dan siapa pun yang meminum susu Lembu Nandi usianya bisa mencapai 10.000 tahun. Lembu itulah yang diculik Astawasu atau Delapan Wasu (Batara: Dara, Druwa, Soma, Anila, Aha, Anala, Pratyasa, dan Prabasa) anak Batara Prajapati dengan lima istrinya. Astawasu menculik Lembu Nandi tapi ketahuan maka mendapat kutuk dewa kok mencuri seperti manusia maka mereka semua akan mengalami menjadi manusia.( NB: Tidak diketahui apakah Nandi keturunan Nandini.)

Sesal yang terlambat mereka akhirnya diakali dengan bantuan Batari Gangga yang menjadi istri Prabu Sentanu, punya anak hingga tujuh kali tapi langsung tewas masuk Sungai Gangga dan tidak bisa dipersalahkan karena sudah janji. Tinggal anak ke 8 Dewabrata penjelmaan Batara Prabasa yang punya ide menculik Lembu Nandi tetap menjadi manusia wadat (tidak menikah) hingga Bisma gugur di awal Baratayuda.

Nah kita sekarang dah tahu ya asal usul wayang Bisma yang terkenal itu.

Ayo tetap semangat mengikuti aliran wayang ini sampai tuntas. Tetap memakai masker , cuci tangan pakai sabun sesering mungkin dan jaga jarak hindari kerumunan ya, lanjut di Jumat depan cus 👍

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.