Dhuwur Wekasane Cendhek Wiwitane

Dhuwur wekasane cendhek wiwitane

Dhuwur Wekasane, Cendhek Wiwitane. Ayo belajar ungkapan bahasa Jawa. Yang tinggi dimulai dari yang rendah.

Sebuah falsafah hidup masyarakat Jawa yang bisa menjadi inspirasi, motivasi dan semangat untuk mencapai cita-cita, walau semula dirasa sebagai sebuah kemustahilan.

Orang yang sukses belum tentu karena bermodal besar, orang tuanya mempunyai pangkat dan kedudukan yang tinggi, mempunyai warisan yang berlimpah, tersedianya banyak fasilitas, karena KKN – kolusi, korupsi dan nepotisme, belum tentu.

Banyak kisah sukses yang dimulai dari nol, bahkan minus atau justru dimulai dari sebuah penderitaan.
Dari bukan siapa-siapa dan tanpa modal yang berarti, tanpa koneksi yang memfasilitasi.

Bob Sadino (alm), pengusaha sukses skala nasional, pernah menjadi sopir rental mobilnya sendiri yang membuatnya bangkrut, kemudian bekerja sebagai kuli bangunan. Beliau juga pernah berjualan telur dan ayam.

Ibu Susi Pudjiastuti, pemilik Susi Air yang mengoperasikan 50 pesawat, dan juga eksportir hasil perikanan, yang sekarang Menteri kelautan dan perikanan kita, beliau pernah menjadi pengepul ikan dari tempat pelelangan ikan di Pangandaran.

Christiano Ronaldo, Mega bintang sepakbola bola dunia, pemecah berbagai rekor dunia, puluhan tropi kejuaraan level Eropa maupun dunia ia menangi bersama klubnya. Ia termasuk salah seorang olahragawan terkaya di dunia. Ia semula adalah pemain sepakbola jalanan dan kemudian di klub kecil di kotanya. Dan ibunya hanyalah seorang tukang sapu.

Menara Eiffel, pasti dibangun dengan menggali pondasi untuk dasarannya, baru kemudian setahap demi setahap naik, sehingga menjulang tinggi seperti sekarang ini. Dan masih banyak contoh-contoh lainnya.

Ngendikane poro sepuh : ” *ojo gampang nglokro, sing dhuwur malah dadi cendhek, sing cendhek ora tambah dhuwur*
???????

Leave a Reply