Sekuel 8 MAHANEGRI
Seni

Sekuel 8 MAHANEGRI

Sekuel 8 MAHANEGRI

disusun oleh St. Wid

Bisa dianggap MAHANEGRI sebagai Nusantara Raya karena masih mengisahkan dunia wayang namun yang jarang dipentaskan. Berawal dari kisah para Batara yang menjadi raja dunia hingga berakhirnya masa wayang di jaman Majapahit. Masa ini disebut MAHANEGRI karena begitu banyaknya kerajaan dan raja yang ditampilkan.

NB: Perlu diketahui pada era MAHANEGRI ini para titah utama masih memiliki sampai dengan 80-10% kekuatan pikir Karunia Pangeran SH Dum Adi.

Era wayang purwa, diawali Batara Guru yang mendirikan dan menjadi raja [pertama di Jawa] kerajaan Medang-kamulan di gunung Lawu (wukir Mahendra) bergelar Sri Padukaraja Mahadewa Buda. Setelah Batara Guru kembali ke khayangan Jonggring-salaka di pegunungan Himalaya, kelima puteranya membangun kerajaan di Jawa dan Sumatra.

Perseteruan terjadi ketika Batara Kala mulai ikut campur sejak menjadi patih Siwandakara dari Sri Maharaja Balya di Mendang-siwanda hingga saat dirinya menjadi raja Sri Maharaja Bairawa di Medang-kamulan-baru di Hutan Tulyan merebut kembali Medang-siwanda dan menyerang Suralaya.

Berlanjut dengan para leluhur Maespati (Arjunasasrabahu) lalu leluhur Alengka dan Ayodya (Ramayana) kemudian leluhur Astina (Mahabarata) serta keturunannya Korawa dan Pendawa hingga perang Baratayuda.

Para tokohnya lihat sekuel 1 sampai 5 dan seri-seri serta episode pendukungnya.

Era wayang madya, selesai Baratayuda Prabu Yudistira wariskan tahta Astinapura pada Parikesit yang menjadi raja bergelar Prabu Kresna Dipayana; lalu mewariskan pada sang putra Prabu Yudayana; kemudian diwariskan lagi pada sang putra sulung Prabu Gendrayana, yang lalu diserahkan pada sang adik Yudayaka.

Gendrayana membuka hutan Mamenang membangun jadi kerajaan Daha lalu menurunkan pada puteranya, Widarba dan seterusnya hingga suatu saat keturunannya dari Daha berseteru dengan keturunan adiknya dari Astinapura. Astinapura kalah kerajaannya berubah menjadi Yawastina.

Akhirnya Yawastina tenggelam jadi lautan hanya menyisakan kerajaan kecil Malawapati tempat Prabu Anglingdarma menjadi raja, namun walau kerajaan kecil malah memberi cerita besar karena ternyata Anglingdarma titisan Batara Wisnu.

Selengkapnya lihat sekuel 6 MAHAPADA dan seri serta episode pendukungnya.

Era wayang wasana, Raden Kandihawan menjadi raja Purwacarita bergelar Prabu Jayalengkara menggantikan Prabu Sri Mahapunggung. Kerajaan berkembang silih berganti hingga ke kerajaan Ngurawan, Singasari, Jenggala, Pajajaran, Kuningan, Galuh, hingga Majapahit dengan raja terakhirnya Brawijaya V (kelima). Raden Damarwulan yang terkenal adalah raja bergelar Prabu Brawijaya II (kedua).

Selengkapnya lihat sekuel 7 MAHALOKA dan seri serta episode pendukungnya.

Era wayang selesai dengan runtuhnya Majapahit dan timbulnya kerajaan Islam seperti Demak Bintara, Jipang, Pajang, dan seterusnya. Walau wayang masih bertahan namun sudah bukan seperti ketiga wayang di atas dengan tatah sungging yang rumit dan warna-warni cantik serta penuh makna simbolis.

Setyo Widodo

Sekuel 8 MAHANEGRI ini membuka wawasan emajinasi kita, betapa geniusnya pengarang wayang purwo ini yang tidak diketahui siapa sebenarnya pujangga seni ini. Pengarang awal menceritakan urut begitu menyeluruh dan sarat akan pengajaran moral yang luhur.

Tetaplah semangat dengan hiburan ini melewati masa Pandemi Covid 19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.